Loading...

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Sanggahan. Show all posts
Showing posts with label Sanggahan. Show all posts

Tuesday, January 22, 2013

Membongkar Fitnah Jaringan Monyet Kepada Zhenfo Zong (1): Sifat Dasar Yang Jahat dari Sixearmonkey


Penulis: Murid Zhenfo Zong Yang Sungguh-Sungguh Melatih Diri  Cong Ming Dai (聰明呆) (nama pena)

Situs Sixearmonkey (真佛猴戲網) yang disingkat Jaringan Monyet (saat ini sixearmonkey telah berganti nama menjad sevenear monkey) adalah satu blog yang khusus memfitnah Dharmaraja Lian Sheng dan Zhenfo Zong, sampai saat ini baru dibuat dan dikelola oleh dua orang jahat yang mengklaim ‘mantan murid’ dari Zhenfo Zong, penulis utamanya adalah ‘sixearmonkey’ (catatan penerjemah: sekarang menjadi sevenearmonkey), penulis kedua adalah Zheng Yao Zhong, dan masih ada beberapa lagi ‘anggota paduan suara’ yang berperang kata-kata dengan para murid Zhenfo Zong di kolom komentar. Dua orang penulis utama itu selalu dengan suara keras tanpa jeda mengaku diri sangat memahami Zhenfo Zong, sesungguhnya hal yang dituduhkan seratus persen merupakan kebohongan yang sangat jahat.

Dharmaraja Lian Sheng mendirikan Zhenfo Zong pada tahun 1979, telah membabarkan Dharma dan menyelamatkan makhluk selama 33 tahun, mempunyai lima juta orang murid, pada tahun 1982 pindah ke Amerika Serikat untuk membabarkan Dharma, selama 30 tahun telah menyelamatkan murid-murid Zhenfo Zong dan bukan murid Zhenfo Zong sekurang-kurangnya ada 500.000 orang (secara kasar: setiap tahun menyelenggarakan Upacara Dharma Besar sekali, 25.000 orang berpartisipasi dan memperoleh manfaat Dharma, pada suatu tahun pernah ada 5000 orang dari seluruh penjuru dunia datang memohon adhistana, penyembuhan penyakit dan pelenyapan bencana…) kalau Mahaguru Lu adalah guru sesat yang ingin mencelakai orang, lalu apakah intelijen dan unit-unit peradilan Amerika Serikat samasekali tidak tahu? Selain itu, para murid yang mempunyai rasa kebenaran sudah sejak awal melaporkan dan menggugat, bagaimana bisa Mahaguru Lu dengan bebas menyebarkan Dharma ke seluruh dunia yang kebanyakan merupakan negara hukum dan demokratis?

Dalam dunia dengan informasi internet yang sangat maju ini, kemampuan manusia dalam menentukan benar salah suatu persoalan semakin lama semakin lemah, kalau berniat ingin mencelakai seseorang, cukup hanya dengan mengarang cerita bohong di facebook, blog, dll, sudah akan mendapatkan kepercayaan dari komunitas internet tertentu yang kurang pertimbangan. Kalau penulis bukan merupakan murid dari Zhenfo Zong, tapi murid dari aliran Buddha lain, membaca tulisan kebohongan Jaringan Monyet, memfitnah Buddha Dharma dan merusak jiwa kebijaksanaan manusia, juga akan menyatakan suara kebenaran dengan marah!

Diringkas, sifat dasar jahat dari Jaringan Monyet adalah sebagai berikut:

1. Dengan komentar yang menghujat Buddha untuk mencemarkan nama Zhenfo Zong

Ini adalah salahsatu ciri khas paling besar dari Jaringan Monyet, terdapat banyak sekali artikel yang meminjam Ajaran Buddha untuk memfitnah Mahaguru Lu dan Dharma Tantra Zhenfo Zong. Penulis utama sixearmonkey adalah seorang mahasiswa program doktor bisnis merangkap guru hipnotis yang tidak memahami Ajaran Dasar Buddha dan tidak pernah melatih secara nyata Sadhana Tantra (dia mengakuinya sendiri), yang paling bagus dalam menulis secara collage-style, contohnya, bagian pertama bercerita secara monolog, kedua memunculkan suatu penyelidikan modern Barat, ketiga secara sembarangan memanfaatkan Ajaran Buddha untuk memfitnah Ajaran dari Mahaguru Lu, yang terakhir memanfaatkan sebuah cerita Zen yang tiada kaitannya sebagai kesimpulan. (Lihat artikel ‘Cermin Besar Penghancur Mara’《破魔大鏡》) Sixearmonkey tidak henti-hentinya sembarangan membuat pernyataan yang tidak masuk logika, orang yang memahami Ajaran Buddha dan berlatih nyata serta mempunyai alam pencapaian, atau orang yang mempunyai kemampuan penalaran logis yang kuat, sekali lihat akan tahu semua tulisan itu semuanya merupakan omongkosong, tetapi mereka yang baru bersarana dalam agama Buddha atau pembaca awam kebanyakan akan tertipu.

2. Merusak nama baik Mula Guru tanpa perasaan dan kebenaran

Lepas dari memfitnah Mula Guru Silsilah sebagai dosa berat pelanggaran Samaya, serta menyesatkan para makhluk hidup dengan perkataan yang memfitnah Buddha dan Dharma, perbuatan jahat yang menyebabkan para makhluk hidup meragukan Buddha Dharma, Jaringan Monyet mengunci Dharmaraja Lian Sheng sebagai target serangan pribadi secara sangat kejam, dengan sengaja merusak nama baik Dharmaraja Lian Sheng, pemilihan kata-katanya selalu yang tidak pantas dibaca, bahkan kata yang memperkuat perusakan nama baik seperti ‘bukan manusia’ pun digunakan, yang menunjukkan adanya kerusakan parah dari moral dan kebajikan para penulis Jaringan Monyet

Jaringan Monyet tidak henti-hentinya memfitnah Mahaguru Lu mempraktekkan ilmu hitam, melakukan kejahatan, sesungguhnya, Zhenfo Zong menyebarkan Dharma dan menyelamatkan dunia lebih dari 30 tahun (didirikan tahun 1979) muridnya ada 5 juta jiwa, kalau menggunakan ilmu hitam untuk mencelakai orang merupakan kenyataan, sejak dari awal Mahaguru Lu sudah dituntut dan digiring masuk penjara oleh para murid-Nya, punyakah kalian giliran untuk sok berkhianat pada seorang benar seperti Mahaguru? Niat hatimu hanya ada satu kata untuk menggambarkannya yaitu ‘penghinaan’.

3. Kriminalisasi Tanpa Memandang Hukum dan Sila

Jaringan Monyet mengkriminalisasi Mahaguru Lu dengan berbagai jenis dosa (meliputi aspek hukum duniawi dan sila agama Buddha) dan membuat statemen tidak benar. Jaringan Monyet mengklaim diri mengejar kebenaran, akan tetapi saat mengarang kebohongan tentang dosa Mahaguru Lu, sering kali kekurangan dalam hal orang, kejadian, waktu, tempat, dan barang-barang yang diperlukan untuk pembuktian, atau menyebutkan secara gegabah (si anu melihatnya)…Di sisi lain, Jaringan Monyet juga secara sembarangan menggunakan Ajaran Buddha atau pengetahuan duniawi, memfitnah pencapaian spiritual Mahaguru Lu dan Dharma Tantra yang diturunkan sebagai tidak sesuai dengan Ajaran Buddha, contohnya mengarang cerita Mahaguru Lu sebagai pendukung Sadhana Yabyum. Perbuatan jahat jenis ini secara mendasar mengabaikan Pancasila Buddhis dan 14 Sila Dasar Tantrayana.

Seandainya para mantan murid yang jahat ini begitu punya rasa kebenaran dan mempunyai bukti yang cukup, mengapa hanya menyerang lewat internet, tidak berani membesarkan masalah, karena mereka juga takut melanggar pasal tuduhan palsu. Di Taiwan, pelanggaran tuduhan palsu adalah delik aduan (no trial without complaint), yang bisa dituntut oleh korban melalui pengacara. Mereka begitu tanpa kendali diri, pasti sudah tahu Mahaguru Lu secara terbuka mengumumkan ‘tidak akan menuntut orang’, hati yang menzhalimi Guru akan membuat orang menjadi hina.

4. Rumor Tak Berdasar ditambah dengan Cerita.Bohong Untuk Mencelakai

Ukuran organisasi Zhenfo Zong tidak kecil, banyaknya umat tidak terhindarkan banyaknya rumor, anggota Dharmaduta yang pernah dekat dengan Mahaguru dan Gurudhara atau para murid biasa yang menceritakan kembali kejadian atau peristiwa oleh mereka yang terlibat atau yang mereka dengar, sudah bisa hilang kebenarannya karena diceritakan berulang-ulang kali. Penulis utama Jaringan Monyet dan para anggota paduan suaranya mungkin pernah mendengar sebagian kejadian, tetapi Jaringan Monyet tidak menyelidiki kebenaran kejadian itu, dan hanya memilih bagian yang bermanfaat untuk mencapai tujuannya memfitnah, ditambah dengan distorsi dan pemutarbalikan fakta. Dharmaraja Lian Sheng tidak sekali menyatakan dalam buku-Nya, orang awam menuduh-Nya ‘Membual Untuk Ketenaran’, ‘Berkata Sulit Dipahami Agar Dikagumi’, ‘Mimpi dan Halusinasi’, ‘Pembohong Besar’, ‘Ajaran Sesat’, ‘Penipu Harta Atas Nama Dewa’, ‘Penipu Wanita’…semua merupakan karangan untuk mencelakai, tidak ada satupun yang merupakan kenyataan (lihat salah satu artikel dalam buku Sheng Yen Lu ke-102 ‘Ajaran Sesat’〈邪教〉). Usaha Jaringan Monyet juga tidak keluar dari bingkai ini. Pembaca hanya perlu menyelidiki dari sisi orang, waktu, lokasi, barang, logika dan akal sehat, sudah dapat dengan mudah menemukan bahwa ‘perbuatan jahat’ Mahaguru Lu yang katakan oleh Jaringan Monyet  semua merupakan karangan --- karangan dari penyedia data atau karangan dari penulis utama. Yang lain lagi, pembaca juga harus menyertakan rasa skeptis untuk meneliti para paduan suara yang menyatakan pendapat pribadi masing-masing, rasa skeptis atas barang-barang, rasa skeptis pada para pembenci Zhenfo Zong maka baru akan bisa saling mendukung..

5. Dengan Berbagai Kesesatan Untuk Mengelabuhi Pembaca

Berbagai jenis komentar dari para komunitas internet jaman sekarang ada di mana-mana, tidak sedikit anggota komunitas internet yang mengklaim diri sebagai orang benar, tetapi kebanyakan mereka kurang dalam kemampuan analisa kesesatan komentar, saya menyarankan pembaca yang sedang membaca artikel ini, seandainya Anda membaca tulisan majalah atau artikel di internet selalu meyakininya dari awal sampai akhir, tidak mampu berdasarkan lima macam kesesatan umum seperti dibawah ini untuk menganalisa apakah isi tulisan itu membohongi pembaca, mohon jangan sekali-kali membaca tulisan Jaringan Monyet, agar tidak dibohongi tanpa menyadarinya.

Berdasarkan kesimpulan dari para sarjana, kesesatan dalam komentar yang sering dijumpai adalah ‘serangan pribadi’ (mengarang tuduhan palsu, memaki dan menghina untuk merusak nama baik,…) ‘menggeneralisasi’ (yang sedikit dibesar-besarkan menjadi banyak, kejadian spesifik disimpulkan menjadi keseluruhan…), ‘apriori’ (mengabaikan kebenaran dan bersikeras dengan prasangka mereka sendiri…), ‘kontradiktif’ (misalnya Jaringan Monyet menggunakan Ajaran Buddha untuk menyerang yang sama yaitu Ajaran Buddha Tantrayana), ‘kutipan di luar konteks’ (membuang latar belakang atau sebab akibat dan hanya mengambil sepenggal kecil untuk mengarang kebohongan) dll, ingin memahami dan menganalisa kesesatan ini tidak sulit, silahkan para pembaca dengan teliti membuang terlebih dahulu pendapat pribadi si penulis, kemudian menganalisa sisa bagian yang seharusnya merupakan statemen yang faktual apakah menuliskan secara spesifik orang, kejadian, waktu, lokasi dan barang-barang? Apakah terdapat bagian yang kontradiktif di awal dengan akhir atau yang tidak sesuai dengan akal sehat? Lalu mencari fakta dengan mengakses data yang relavan di internet atau statemen pro dan kontra dari mereka yang berbeda pendirian, maka secara kasar sudah dapat diketahui apa fakta dan kenyataannya

Singkat kata, Jaringan Monyet yang dibuat untuk memfitnah Buddha dan Dharma, adalah objek yang harus ditolak dan dicerca oleh semua tantrika sejati yang melatih diri secara nyata. Saya menyerukan kepada kita semua untuk mengeluarkan auman keadilan, sama-sama Melindungi Madzhab dan Dharma!

Monday, January 14, 2013

Jawaban Chen Yanhua Atas Tanggapan SHC (2)


Penulis: Lianhua Yanhua


Kamu (SHC) berkata:
Konon katanya Yanhua adalah istri dari kehidupan lampau Sheng-yen Lu, seorang selir kaisar. Lagi Sheng-yen Lu memberitahu dia, dia adalah Padmakumara Kuning, beberapa hari yang lalu saya melihat Zhenfo Zong bertambah lagi seorang Acarya Padmakumara Kuning, bukankah ini sangat menggelikan? 

Menanggapi untuk benar-benar membuktikan: Tidak peduli kamu bermarga Chen atau Huang, apa yang saya dengar adalah kamu ada kaitan dengan Padmakumara, itu tidak salah! Saya bisa salah menuliskan namamu, itu membuktikan saya dengan kamu jarang berhubungan.

Di sini, saya harus memberi hormat padamu, ternyata apa yang kamu dengar itu begitu berharganya, ternyata apa yang kamu dengar bisa dijadikan dasar fakta, dan dengan demikian menyimpulkan kesimpulan yang kamu inginkan. Sungguh di sini saya harus menghormat kamu tiga kali lagi. Dapat dipastikan, pendukungmu juga pasti mengagumi kecerdasanmu yang tiada duanya di dunia ini sampai bersujud lima titik tubuh menyentuh bumi, kalau tidak, bagaimana bisa mereka mengikutimu, dan terus saja menjadikan tulisanmu sebagai titik berat paling penting untuk menumbangkan Mahaguru Lu? Kamu bisa sesuka hati menuliskan nama seseorang, sesuka hati menuliskan apa yang kamu dengar, pada dasar yang tidak perlu minta verifikasi, jadilah pernyataan implisit dan mendapatkan kesimpulan yang pasti.

Penjelasan tentang Padmakumara Kuning dari Mahaguru Lu pun tidak kamu mengerti, kamu sudah bisa menertawakan orang lain, saya lihat kamu sungguh hidup dalam duniamu sendiri. Kamu adalah Tuhan atas duniamu sendiri, tetapi kamu tidak bisa menganggap dirimu sendiri sebagai Tuhan bagi orang lain!
Yang lebih membuatku kagum adalah, setelah kamu membadut di tengah khalayak ramai, tak diduga kamu masih bisa dengan tenang berkata: Saya bisa salah menulis namamu, itu membuktikan saya dengan kamu jarang berhubungan. Sungguh cerdas! Sungguh cerdas. Kamu sungguh cerdas dan sungguh benar, ternyata yang salah itu begitu benar, lalu semuanya jadi benar.  

Baiklah, kamu (SHC) berkata: Kamu dan saya jarang berhubungan. Tetapi kamu ternyata begitu detail mengetahui pengalaman hidup dan rumor tentang diriku, masalahku kamu ingat begitu jelas, bahkan bisa memaparkan fotoku, terakhir kamu berkata: ‘Saya tidak akrab denganmu, jadi saya bisa salah menulis namamu!’

Pembelaanmu adalah dengan menutupi distorsi dan pemutarbalikan fakta olehmu terhadap orang lain, bahkan masih menjelaskan pada kami --- mencari tahu urusan pribadi orang lain dan mendengarkan desas-desus adalah kegemaran pribadimu, tidak peduli dengan masalah sebenarnya orang lain, bahkan sampai menginap di keluarga orang lain. Di sini saya juga ingin menyadarkan para pendukung SHC, dia mungkin tidak begitu kenal dengan kalian! Dua tahun kemudian, saat bertanya siapa yang pernah mewawancarai dia, mungkin dia akan berkata, itu si Huang Yao Zhong, atau Hei Yao Zhong, pokoknya ada kata Zhong itu sudah membuktikan saya tidak salah! Membuktikan saya dengan kalian jarang berhubungan!

Kita jangan mengira sudah berakhir sampai di sini, saya masih akan terus bersembahsujud padanya, dalam artikel ‘kejadian yang tidak pantas yang dia saksikan dengan mata kepala sendiri dan mendengar hal yang tak terbayangkan’ ia menulis: apa yang saya tuliskan semuanya merupakan fakta, fakta yang sebenar-benarnya, saya tidak mempunyai bukti apa-apa, akan tetapi, seandainya kalian diangkat menjadi ‘Acarya’, sungguh seperti yang Sheng-yen Lu katakan, telah ‘beryukta dan mencapai siddhi’ baru memenuhi syarat sebagai Acarya, maka kalian seharusnya bisa melakukan ramalan jitu sehingga setiap kata dan kalimat saya terbukti benar.

Begitu kata ini keluar, nampaknya pengemis di seluruh dunia akan mengangkatmu sebagai Guru Leluhur, setiap dari mereka akan dapat mengarang cerita pengalaman hidup menyedihkan tentang dirinya, lalu berkata pada orang yang lewat, apa yang saya katakan tidak ada bukti, tetapi sungguh-sungguh benar adanya! Kalau kalian tidak percaya padaku, bisa mencari peramal jitu. Orang lewat pasti akan langsung terkagum-kagum --- pingsan. Dengan metode yang tidak dapat menjadi metode pembuktian, melakukan verifikasi bukti atau keberadaan fakta, ini mungkin bakat yang hanya ada pada SHC baru terpikirkan. Bolehkah saya pinjam metodemu, terlebih dahulu menyebarkan gosipmu, lalu suruh pendukungmu pergi melakukan ramalan jitu, bolehkah? Jawab!

Masih ada lagi, kalau Mahaguru Lu itu palsu, bagaimana mungkin para Acarya dan murid-muridnya mampu melakukan ramalan jitu, bagaimana kamu meminta mereka membuktikan padamu: sebaliknya, kalau mereka mempunyai kemampuan meramal jitu, belum membuktikan Mulaguru mereka adalah seorang Siddha yang sebenarnya, maka segala yang kamu katakan adalah bohong dan fitnah belaka!

Kamu (SHC) berkata:
(Kamu sungguh lugu! Menulis surat cinta diperlihatkan padamu? Rahasiaku dengan Mahaguru Lu, kalau saya tidak katakan, Gurudhara tidak katakan, hanya Langit dan Bumi saja yang tahu. Lepas dari apakah isi suratku penuh dengan kata-kata cinta yang membara atau tidak, kamu telah membuktikan saya SHC dan Sheng-yen Lu mempunyai hubungan yang sangat tidak biasa.)

Di sini, mengapa kamu tidak mengatakan ramalan jitu juga mampu mengetahui fakta sesungguhnya?

Berdasarkan pernyataanmu, kamu bahkan bisa sesuka hati membiarkan saya orang yang jarang berhubungan denganmu melihat dan mengusap punggungmu yang berkaitan dengan masalah besar dan penting itu, memperlihatkan padaku surat cintamu ini sangat tidak lazim! (satu lagi, saya beritahukan satu kabar baik, selain saya, masih ada orang lain yang beruntung melihatmu menulis surat cinta! Bertambah lagi satu saksi!)
Tetapi dari kata-katamu, setelah diperhatikan, hanya ada satu maksud: kamu telah menyangkal telah memperlihatkan surat cinta kepadaku, tetapi tidak menyangkal telah menulis surat cinta, bahkan masih mengisyaratkan kamu telah menulis surat cinta! Tidak hati-hati, satu kata mengungkapkan seluruh kebenaran!
Tetapi meskipun kamu menulis surat cinta, itu juga tidak membuktikan kamu dengan Mahaguru Lu mempunyai hubungan yang tidak biasa, keduanya tidak mempunyai hubungan sebab akibat. Menulis surat cinta bisa jadi merupakan khayalan kosong, nalar ini tidak mungkin kamu tidak mengerti, Kamu sengaja membuat kesimpulan ini, bukankah telah berpikir suatu hari nanti, setelah surat cintamu diumumkan pada dunia, kamu masih bisa mengambil ini sebagai alasan kamu dan Mahaguru Lu telah berselingkuh?! Sayangnya, logikamu tidak cukup! Kesimpulanmu tidak cukup kuat, ingin menolongmu juga tidak bisa tertolong!

Saya berkata:
Lalu, kalau bukan demi untuk belajar dan melatih diri, sebenarnya saat itu apa tujuan kamu terus mendekati Mahaguru Lu??? (Berobat)
Ini adalah jawaban SHC atas pertanyaanku: Berobat!

Dalam tanggapanmu, sudah tidak dapat untuk tidak mengakui bahwa di Seattle kamu terus berusaha mendekati Mahaguru Lu memang pada dasarnya bukan untuk melatih diri, karena perbuatanmu telah membuktikan kamu bukan seorang sadhaka. Lalu apakah kamu telah lupa dalam salah satu artikel dalam tulisan curahan kepedihan hatimu ‘Mengungkapkan Wajah Asli Pendiri Zhenfo Zong Dharmaraja Lian Sheng Sheng-yen Lu’: ‘Hari-hari tinggal di Seattle, saya ingat ajaran Acarya dan biksu lhama, kita bersadhana bersama-sama, yang disebut penuh dengan Dharmasukha adalah setiap hari bersama-sama memasak nasi dan sayur serta mengiris buah, perasaan dalam pencapaian semacam itu tak terlukiskan dengan kata-kata; kita makan bersama, belajar Dharma bersama, bekerja bersama, bermain bersama, mempersembahkan tarian bersama, itu adalah semacam Dharmasukha dalam proses pelatihan diri.

Di sini, saya ingin bertanya, kamu ke Seattle, sebenarnya ingin melatih diri atau ingin berobat, kata-kata itu kebohongan? Mohon kamu segera jawab!

Yang lain lagi, karena Ling Shen Ching Tze Temple Seattle dipimpin oleh orang bejat dan para murid jahat seperti yang kamu katakan, bagaimana ada yang seperti yang kamu katakan, Dharmasuka dan perasaan dalam pencapaian semacam itu yang tak terlukiskan dengan kata-kata? Di sini, mohon jelaskan sebentar kontradiksi awal dengan akhir mu itu! Tiba lagi ke satu sesi ujian kemampuan menyangkalmu. 
Hei SHC! SHC, jangan lagi kamu menggunakan kebohongan untuk menutupi kebohongan lainnya, itu terlalu melelahkan, itu akhirnya seperti menutupi bangkai. Kamu telah menganggap penjelasan dan jawabanku sebagai kebohongan tak berujung, oh bukan, hanya merupakan ilusi belaka.  Kepada karangan panjang lebarmu itu, saya pilihkan satu judul yang enak didengar, yaitu ‘Catatan Dalam Mimpi’ atau, yang agak kurang enak didengar, yaitu ‘Pengakuan Pikiran Bejat dan Hati Kotor Ku’.

Tambahan:
Kamu bertanya:
Mengapa biksu Lian Xu tidak mengijinkanmu menyentuh makanan Sheng-yen Lu?
Mengapa Acarya Lian Ning tidak mengijinkanmu mengatur konsultasi?
Acarya Lian Bao mengantarkan saya dan kamu pergi makan bersama Sheng-yen Lu dan Gurudhara, tahukah kamu mengapa?

Saya jawab:
Pertanyaanmu bisa ditanyakan kepada orang yang terlibat langsung. Karena saya dan kamu mempunyai penjelasan yang berbeda.
Mengenai perihal mentraktir Mahaguru Lu dan Gurudhara, itu saya yang mengundang terlebih dahulu, mengapa kamu terlibat, karena kamu bilang padaku kamu juga mau ikut, barulah saya ajak kamu, memberimu kesempatan itu!

Kamu sangat pandai mengarang cerita, dan ceritanya sampai keterlaluan, cerpen-cerpen pun mengaku kalah sama kamu!

Thursday, January 10, 2013

Jawaban Chen Yanhua atas Tanggapan SHC (1)

Penulis: Lianhua Yanhua (蓮花彥樺)

SHC, setelah membaca tanggapanmu, kurang elok kalau saya tidak membalasnya, silahkan juga anda baca jawabanku.

Saya menulis artikel ‘Saya dan Sosok SHC Yang Saya Kenal’ tujuannya adalah, di satu sisi untuk meluruskan pandangan khalayak ramai, kedua adalah untuk menyembuhkan dan menyelamatkan hati orang, berharap kamu SHC dapat mengakui kebohonganmu, bertobat dan memulai hidup baru, menjadi manusia baru. Namun melihatmu selalu menggunakan lebih banyak kebohongan lagi untuk memoles diri, mendiskreditkan orang lain, saya hanya bisa tanpa tanggung-tanggung lagi menguakkan semua kebohonganmu satu demi satu, agar kebohonganmu pada dunia sekali lagi menjadi jelas bagi seluruh dunia!
Kamu (SHC) berkata:

Sebenarnya saya tidak begitu mengerti kamu, kita hanya pernah bersama-sama melakukan kerja sukarela di vihara, bersama-sama menari untuk persembahan, hari-hari biasa jarang mengobrol, jarang bersama.
Saya ingat suatu kali, kamu ingin saya membantumu mengoleskan body lotion, lalu kamu bilang juga ingin mengoleskan saya, saat kamu berada di belakang saya mengoleskan lotion, kamu dengan sangat terkejut berkata, mengapa punggung saya ada bekas luka, luka ini adalah karena benturan yang kuat dari Sheng Yen Lu saat ia ingin saya berbaring, sehingga punggungku pun tergores ke lantai, saat itu saya sendiri tidak tahu telah terluka, kamulah yang memberitahuku baru saya tahu, tetapi saya tidak menjelaskan kenapa saya bisa terluka.

Sekali lagi kamu telah berbohong. Saat itu, kamu membawa seorang saudara sedharma dari Malaysia, kamu gunakan tatapan bermakna ganda untuk menatap Mahaguru, menggoyangkan tubuhmu, sengaja tidak sengaja menampilkan gerakan yang menggoda, menarikan apa yang kamu sebut sebagai tarian Malaysia, wah, terlalu….! Saya sungguh tidak mampu mempelajarinya, bagaimana bisa saya bersama-sama kamu mempersembahkan tarian itu (bisa meminta bukti dari Ling Shen Cing Tze Temple Seattle)!
Saya juga tidak pernah membantumu mengoleskan lotion. Saya tanya kamu, kamu bilang kita jarang berhubungan, jarang berkomunikasi, lalu bagaimana bisa kamu membuka punggungmu untuk saya usap, tidak terasa aneh kah? Kamu tidak ingin mengatakan, kita tidak terlalu akrab tetapi kita mandi bersama?
Kamu mengatakan tidak tahu telah terluka, sayalah yang memberitahumu, baru tahu ada luka. Lalu saat kamu masih belum tahu ada luka atau tidaknya, bagaimana bentuk luka itu dan telah luka berapa lama, lalu langsung memastikan adalah Mahaguru Lu, wah, Mahaguru Lu telah kena lotre! Kamu mengira kamu itu dewa ya!

Dalam kondisi normal, hanya gesekan dalam waktu lama baru akan menyebabkan kulit menjadi kasar, mohon tanys harus mengalami berapa kali gesekan, dampak dari berapa hari benturan baru akan kasar seperti kapalan di tangan? Apakah setiap kali tergores kamu tidak tahu? Apakah itu disebut tergores? Ini disebut luka dari pikiran jahatmu! Masih mengatakan saat itu terjadi benturan keras, telah terbentur dengan keras kamu masih tidak merasa sakit, masih tidak tahu samasekali, masuk akal kah ini?
Kamu (SHC) berkata:

Bukti Nyata tanggapan: kamu punya anak, punya suami, mengapa kamu bisa meninggalkan keluarga, tinggal lama di ‘Ling Shen Cing Tze Temple Seattle’? (tinggal lama dan tidak pulang ke rumah)
Pertama: Seandainya saya menetap lama di Seattle, lalu mengapa kamu bisa pergi ke Singapura dan menginap semalam di rumahku? Malam itu saya mengobrol dengan siapa? Di paspor saya ada catatan lengkap imigrasi. Saatnya tiba saya akan perlihatkan pada khalayak ramai. Kamu tidak memahami hal sebenarnya, sekali lagi kamu mengada-ngada, sebenarnya apa maksudmu?
Kedua, pergi ke tempat jauh untuk belajar ilmu, dari jaman dulu sampai sekarang memang selalu begitu. Apakah kamu tidak mengerti kekuatan tekad dari seorang sadhaka. Eh, saya telah lupa, kamu berkata sekarang kamu bukan lagi seorang sadhaka. Tetapi, kamu samasekali bukan seorang sadhaka, dan tidak memahami hati sadhaka, lalu berdasarkan apa kamu langsung mengukur hati seorang sadhaka? Kamu sengaja ingin mengatakan apa secara tersirat?

Ketiga, setiap kali kamu pergi dan tinggal di Seattle, apakah kamu selalu membawa suami dan anakmu? Kalau tidak membawa, mengapa kamu mau meninggalkan mereka?
SHC menulis:

Bukti Nyata tanggapan: terima kasih kamu masih ingat, para siswa bersama Sheng Yen Lu pergi ke Vancouver untuk menahbiskan Rupang Dimu di PTT Buddhist Society, para siswa termasuk Acarya dan biksu dari vihara, selalu berangkat bersama-sama dan pulang bersama-sama, Sheng Yen Lu mendengar kita 3 orang wanita menginap di kamar sebelahnya, ia segera meminta saya dan Aihua mengemudi mobil kembali ke Seattle, ucapan Sheng Yen Lu siapa yang berani melawan? Tengah malam hanya ada saya dan Aihua mengemudi mobil pulang, coba katakan, masuk akal tidak ini?

Kamu juga membenarkan hanya tinggal kamu sendiri yang menginap di kamar itu, jelas-jelas Sheng Yen Lu tahu kita bertiga wanita bisa saling menolong, tetapi hanya mau kamu sendiri yang tinggal dan tidur sendiri dalam satu kamar, begitu kesendirian, kesepian dan berbahaya, kamu bilang saudari sedharma A membawakan satu dua orang untuk berbagi kamar denganmu, akhirnya kamu membenarkan satu atau dua orang yang tinggal bersama denganmu, mereka adalah saksi penting kamu, siapa namanya? Orang apa? Benar atau tidaknya kamu telah diuntungkan oleh saudari sedharma A, kamu telah melaksanakan rencana dari Sheng Yen Lu.


a) Saat itu ada 4 orang. Di saya masih ada foto saudara sedharma yang tahun itu pergi ke Vancouverbersama-sama kamu.


b) Dalam ‘Mengungkapkan Wajah Asli Pendiri Zhenfo Zong Dharmaraja Lian Sheng Sheng Yen Lu’ (揭開[真佛宗]創辦人盧勝彥蓮生活佛的真面目) dalam satu artikel kamu menulis Mahaguru Lu berulang kali mengambil inisiatif memperkosa kamu (sejak Maret1997 sampai Juli 1999 baru berhenti), dan setiap kalinya sikapmu selalu tanpa pilihan, tetapi kali ini (1998), ada banyak kesempatan, mengapa Mahaguru Lu bisa secara tidak logis memerintahkan kamu pergi dan bukannya menginginkan kamu yang tinggal, berhubungan dengan kamu secara sendiri? Saat itu saya tidak melaporkan pada Mahaguru Lu hari kedua saya harus mengurus visa, lalu dalam situasi seperti ini, kalau Mahaguru Lu memerintahkan saya pulang, dan meninggalkan kamu sendiri bukankah itu lebih masuk akal? Apakah bukan kamu yang harus bersama Aihua pulang?

Pada saat yang sama mengapa sikapmu sepertinya sangat dirugikan, sangat kesepian dan sangat enggan? Mengatakan bagaimana mengemudikan mobil pulang ke Seattle begitu berbahayanya, dalam perjalanan pulang masih bertanya mengapa, masih terpikir dalam hati Sheng Yen Lu mengatur apa? Kepergianmu itu dengan berat hati! Mengapa sikap dalam artikel di depan dan di belakang berbeda begitu besar? Apakah kamu telah berbohong dalam artikel itu?

SHC menulis:
Jelas-jelas Sheng Yen Lu tahu kita wanita bertiga bisa saling memperhatikan, malah hanya ingin kamu sendiri yang tidur sendiri dalam satu kamar, begitu kesendirian, kesepian dan berbahayanya.
Yang kamu maksud bahaya di sini apa? Apakah maksudmu pemerkosaan? Bahkan namaku pun kamu bisa salah tulis, apakah mungkin kamu ada rasa welas asih seperti itu? Apakah dengan kamu tinggal maka akan sangat baik, sangat aman?

Ke empat: Tengah malam mengemudi pulang ke Seattle, benarkah sangat berbahaya? Para saudara sedharma setelah mendengarkan ceramah Dharma, tengah malam mengemudi pulang ke rumah itu hal yang biasa saja. Kalau betul begitu berbahaya, apakah saudara sedharma Aihua akan pulang. Sekalipun Mahaguru tidak menginginkan kalian tinggal di situ, kalian juga bisa tinggal di hotel yang lain, mohon jangan menjadikan suatu pernyataan yang logis menjadi tidak logis!

Seandainya masuk pengadilan, bukankah hal pertama yang harus disampaikan kepada hakim adalah bukti-buktimu, yang membuktikan kamu tidak memfitnah orang lain? Kamu jangan mengira kamu tidak mengatakan apa-apa berarti tidak memfitnah. Kalau hakim memutuskan kata-katamu dengan sangat jelas terkandung makna yang menyesatkan dan makna implisit, maka kamu harus menunjukkan bukti. Bagaimana bisa hakim membiarkan kamu maling teriak maling, sehingga pihak yang difitnah harus membuktikan diri sendiri bukan pencuri? Tampaknya kamu harus bersiap-siap, tanggung jawabmu tidak ringan!
Satu perkataan sambil lalu, pendukungmu di internet berteriak-teriak: Meekie dan Chen Yanhua beranikah kalian bersumpah masuk neraka: seandainya Sheng Yen Lu dan SHC telah melakukan perbuatan ini, kalian akan masuk neraka!!! Berani tidak??? Jangan omongkosong!!!

Ini sungguh luarbiasa lucu! Sungguh suatu tingkat ketidaksadaran karena kemarahan sudah sampai di ubun-ubun kepala. Saya dengan fakta pada saya menyanggah pemutarbalikan kebenaran oleh SHC, dia bermuslihat melalui fitnah kepada saya yang bersih untuk memfitnah Mahaguru Lu, kalian ingin saya bersumpah untuk membuktikan Mahaguru Lu dan SHC, tidakkah ini sangat tidak masuk akal? Kamu SHC bersiasat melalui fitnah kepadaku untuk selanjutnya memfitnah Mahaguru Lu, saya harus mengklarifikasi kebenarannya. Dan dalam artikel saya selalu mengatakan saya bertindak sebagai fakta dari orang yang terlibat langsung. Kalau bersumpah seperti kekonyolan yang kalian katakan, bukankah saya juga boleh bersumpah membuktikan pendukungmu dengan kamu ada kasus tertentu? Sungguh sangat jauh menyimpang dari pokok persoalannya! Sebelum kalian bicara sebaiknya pergi ke kelas pelatihan dulu saja, atau pergi belajar bagaimana orang yang normal dan berakal budi itu berbicara! Melihat pendukungmu itu sudah tampak keterlaluanmu dalam berbicara, hanya bisa mengarahkan kembali ujung tombak kepada Mahguru Lu, carilah di bawah tangga!
(bersambung…)

Tuesday, January 8, 2013

Jangan menganggap aparat kepolisian itu bodoh – bagian SHC dan kantor kepolisian

Oleh : Meekie

Sebenarnya, semakin saya menulis semakin saya takjub, bagaimana mungkin ada sosok seperti ini, yang menuliskan artikel yang begitu banyak belangnya, bahkan masih mengharapkan orang lain akan bersimpati pada peristiwa omong kosong karangannya sendiri? Bahkan saking banyaknya absurditas pada artikelnya tersebut saya tidak tahu lagi mau mulai dari bagian mana dulu, anehnya artikel demikian masih saja dihebohkan dan didukung oleh sekumpulan netter berinisial kera, absurditas ini benar-benar boleh dimasukkan ke dalam Guinness record.

Hari ini kita akan berbincang-bicang mengenai rekaman catatan proses laporan ke kepolisian oleh SHC. Akan kita perhatikan bagaimana ratu pengarang cerita ini menggunakan segala trik tipu daya akan tetapi tetap saja tidak bisa menutupi segala kebohongannya.

Zhang Xiuxia (SHC) mengatakan, hukum di Amerika Serikat tidak berlaku adil kepadanya, kepolisian Amerika tidak menggubris gugatannya. Sebelum kita menyimak isi gugatan dan prosesnya, saya terlebih dahulu jelaskan : sebagian besar peraturan Undang-undang di negara barat yang maju ada ketentuan bahwa, antara legislatif, yudikatif, dan penegakan hukum, ketiga lembaga ini berdiri sendiri. Jika anda periksa istilah “pembagian tiga otoritas”, maka akan dapat dipahami lebih banyak lagi. Negara Amerika Serikat, merupakan negara dengan penerapan “pembagian tiga otoritas” yang paling konsisten dibandingkan negara-negara penganut sistem demokrasi lainnya, ruang lingkup paling menyeluruh, dan juga yang paling sukses. 

Jadi,
Pepesan kosong 1 : SHC berkata, kepolisian tidak menggubris kasusnya mungkin ada kaitannya dengan proses pemilihan gubernur di negara bagian Washington pada saat tersebut. Pertama-tama, kepolisian AS tidak mempunyai kekuasaan untuk mempengaruhi jalannya proses pemilihan gubernur disana, oleh karena kedua lembaga tersebut tidak mempunyai kaitannya sama sekali. Tolong jangan anda hubung-hubungkan sistem negara Asia yang korup ke AS. Kedua, sesuai kebiasaan di AS pemilihan umum dan pendaftaran bakal calon Gubernur, baru akan dimulai pada tahun pemilihan umum di awal bulan September. SHC mengajukan gugatan pada bulan Maret, pada masa itu belum ada suasana pemilihan umum sedikitpun, jika kepolisian takut menyinggung seseorang pun tidak tahu ditujukan kepada siapa! Saya berandai-andai, misalnya SHC berkata bahwa kepolisian mengabaikannya oleh karena tidak berani membuat Presiden AS Bill Clinton tersinggung mungkin saja bakal ada orang yang akan percaya, karena Bill Clinton dan Gedung Putih sendiri pernah menulis surat menghaturkan ucapan terima kasih kepada Mahaguru Lu, malah Perpustakaan Negara AS mengoleksi “buku Sheng-yen Lu” lengkap!

Amerika adalah negara demokratis, kekuatan media massa tidak dapat diremehkan disana. Apabila benar kepolisian mengabaikan anda, mengapakah tidak kau gugat saja kepolisian ke pengadilan? Mengapa tidak kau beberkan saja ke CNN ataupun wartawan ABC? Seandainya ada media massa dibelakang anda, bisa saja kepala kepolisian tersebut akan dijatuhkan dari jabatannya! Ini adalah berita yang begitu fenomenal, mengapakah tak kelihatan disini reaksi kamu terhadap “perlakuan tak adil” dari kepolisian, selaras dengan cara anda yang begitu habis-habisan tanpa ampun memfitnah Mahaguru Lu? Kamu yang bila sungguh melihat kepolisian kotor mengapakah masih takut dengan pengaruh otoritas, tidak digugatkan saja ke media massa? Jika kamu sungguh-sungguh mempunyai bukti, seharusnya kepala kepolisian pun harus turut serta digugat ke pengadilan, adakan konferesi pers seantero Amerika, ataukah disebabkan anda sama sekali tidak punya bukti yang kuat, maka pada sore hari tersebut anda pulang ke rumah dari kantor kepolisian dengan getirnya?

Pepesan kosong 2 : Mari kita simak lagi, SHC berkata kepolisian baru memberitahu dia diadakannya pertemuan  klarifikasi setelah Mahaguru Lu melarikan diri. Jujur saja, tanggal 14 Maret gugatan masuk ke kepolisian, oleh karena bukan berkenaan urusan nyawa manusia ada diujung tanduk, kepolisian yang mencarinya untuk klarifikasi pada tanggal 1 Mei, ini sudah tergolong normal adanya. Apa kamu tidak memberi waktu agar mereka menangani kasus yang lebih gawat? Mengenai perkataan SHC bahwa Mahaguru Lu pada tanggal 9 April mengumumkan pengunduran diri, ini terlebih-lebih lagi satu trik kebiasaan dia untuk  menyesatkan orang. Sia-sia saja dia postingkan artikel True Buddha News pada tahun itu di situsnya, malah semakin jelas membuktikan kebohongan dirinya sendiri. Ini adalah satu bagian artikel di halaman depan True Buddha News tanggal 13 April 2000 Acarya Lian Wang menyampaikan berita : “Pendiri Zhenfozong Y.A Dharmaraja Lian Sheng pada tanggal 9 April mengutarakan, Beliau memutuskan untuk pindah, kemungkinan akan berdiam di negara kepulauan Pasifik Selatan, menjalani hari tuaNya. Mahaguru tertawa riang, secara bercanda berkata : dengan senang hati mempersilakan semuanya datang, Beliau disana mungkin akan memiara babi.”

Mahaguru Lu pada tanggal 9 April di Seattle hanya mengatakan sepatah perkataan rencana di masa yang akan datang, tak disangka oleh sosok SHC yang labil tingkat akut ini terbacakan menjadi “tanggal 9 April mengumumkan pengunduran diri, melarikan diri.” Anehnya, saya mencari artikelnya sepanjang hari, tidak ada satu kali pun menyinggung Mahaguru Lu pada tanggal 27 Agustus, di Hongkong Convention & Exhibit Centre mentransmisikan untuk pertama kalinya “Sadhana Avenika Kalachakra”, itu adalah acara akbar yang dihadiri 70 ribu orang, tidak mungkin bukan mata kamu buta tak melihatnya! Ataukah ada melihatnya tapi sengaja tidak disinggung? Pada kenyataannya, Mahaguru Lu sesungguhnya setelah upacara Dharma bulan Agustus tersebut barulah pindah tinggal di Tahiti - Pasifik Selatan.

Jelas sekali, seandainya kamu ada menyinggung upacara Dharma bulan Agustus tersebut, maka akan membuktikan apa yang anda katakan pada tanggal 9 April tentang melarikan diri itu adalah dusta. Sedangkan kepolisian pada tanggal 22 Mei usai pertemuan klarifikasi memutuskan tidak melanjutkan proses gugatan, bukan karena tidak bisa menemukan Mahaguru, akan tetapi disebabkan kamu sama sekali tidak bisa membawa bukti apapun untuk membuktikan gugatan kamu! Apakah semua yang kamu katakan selamanya hanya untuk menistai Mahaguru saja? Anda hanya bisa pasrah melihat acara akbar yang agung ini, menyaksikan 70 ribu orang mengerumuni Mahaguru Lu di atas singgasana Dharma yang membumbung tinggi. Kepolisian pada bulan Mei oleh karena kurangnya bukti makanya menyudahi kasus kamu, sedangkan Mahaguru Lu di bulan Agustus masih sedang mentransmisikan Dharma, darimana tuduhan melarikan diri jauh-jauh tersebut? Mengapa kamu tidak melanjutkan gugatan? Bukti kamu mana?

Pepesan kosong 3 : Selanjutnya mari disimak isi gugatan SHC dan mengapakah kepolisian tidak melanjutkan gugatan! Sebenarnya semua ini membuktikan bukti bohong nan edan ini hanyalah bersumber dari situs pribadinya saja, benar-benar patut dihaturkan terimakasih kepadanya. Siapa tahu sebenarnya dia adalah penyusup di komplotan para pemfitnah, diam-diam menginformasikan kita jika apa yang dia tuliskan seluruhnya adalah fitnahan yang ujung pangkalnya tak berkaitan satu sama lain, terlebih lagi membuktikan, siapapun oknum yang mau mendapat porsi dengan memakai ceritanya sungguh dungu.

SHC pada catatan pertemuannya dengan kepolisian menyebutkan, perkara dakwaannya adalah dakwaan pemerkosaan tingkat satu, tingkat dua, tingkat tiga. Untuk itu, terlebih dahulu kita perlu mengetahui sesuai hukum perundangan yang berlaku di negara bagian Washington, dakwaan pemerkosaan tingkat satu, tingkat dua, tingkat  tiga ini bagaimanakah pengklasifikasian untuk memastikan apa tingkat kriminalitasnya ? Informasi publik seperti ini sangat gampang dicari di internet.

1.  Aksi kriminal pemerkosaan tingkat satu : adalah aksi yang paling biadab, mengharuskan bukti menunjukkan pelaku kriminal melakukan salah satu hal dibawah ini :
a. Menggunakan ataupun mengancam dengan senjata mematikan. (ataupun dengan alat yang menyerupai senjata mematikan)
b. Merampok, menculik korban
c. Badan jasmani korban dilukai parah, termasuk keadaan koma disebabkan luka di badan
d. Dengan cara aksi kriminal yang brutal memasuki kediaman korban ataupun kendaraan
e. Aksi kriminal tingkat satu adalah aksi kriminal berat kelas A

2. Aksi kriminal pemerkosaan tingkat dua : ketika situasi kejadian tidak cukup membuktikan kriminalitas pemerkosaan tingkat satu, diperlukan bukti menunjukkan pelaku kriminal melakukan aksi dibawah ini :
a. Menggunakan kekerasan
b. Ketika kontak seksual terjadi, badan jasmani korban tak berdaya, atau secara psikologis tidak mempunyai kemampuan sehingga tidak bisa mengijinkan hubungan seksual terjadi.
c. Ketika korban memiliki “cacat pertumbuhan”, sedangkan pelaku tidak memiliki ikatan pernikahan dengannya :
i. Korban adalah bawahan pelaku kriminal, pelaku mempunyai wewenang otoritas mengaturnya
ii. Semasa waktu bekerja, pelaku kriminal di kala menyediakan kemudahan transportasi menganiaya pihak korban.
d. Ketika pelaku kriminal dan korban adalah berstatus hubungan dokter dan pasien, dimasa pengobatan, konseling, diskusi, pemeriksaan terjadi hubungan seksual. Akan tetapi jika terdakwa dapat menunjukkan bukti superior untuk membuktikan pasien memahami sepenuhnya tujuan hubungan seksual tersebut adalah tidak berkaitan dengan pengobatan, maka boleh dipandang sebagai “pembelaan yang kuat”.
e. Ketika korban tinggal di tempat fasilitas khusus untuk penderita sakit jiwa, ataupun tempat fasilitas untuk orang yang bergantung kepada obat medis, sedangkan pelaku kriminal memiliki otoritas menjaga, merawat korban
f. Ketika korban adalah orang tua yang lemah ataupun orang dewasa yang rentan dianiaya, sedangkan pelaku kriminal tidak memiliki ikatan pernikahan :
i. Korban dan pelaku kriminal mempunyai hubungan dekat yang intens
ii. Pelaku kriminal di kala menyediakan kemudahan transportasi menyerang pihak korban.
g. Aksi kriminal tingkat dua adalah aksi kriminal berat kelas A

3. Aksi kriminal pemerkosaan tingkat tiga : ketika situasi kejadian tidak memenuhi aksi kriminal tingkat satu, dan tingkat dua, jika antara korban dan pelaku kriminal tidak memiliki ikatan pernikahan :
a. Korban tidak mengijinkan hubungan seksual, serta adanya ucapan jelas ataupun sikap fisik untuk mengisyaratkan tidak mengijinkan.
b. Korban mendapat ancaman serius dan yang bertentangan dengan hukum atas harta benda dan hak kepemilikannya
c. Aksi kriminal tingkat tiga adalah aksi kriminal kelas C

Satu hal yang perlu dinyatakan disini, saya bukan pengacara, dan inipun bukan satu penterjemahan yang profesional, pemaparannya disini bertujuan agar menjadi bahan pemikiran kita semua. Untuk yang berniat membaca teks asli bahasa hukum tersebut silahkan langsung ke alamat situs badan legislatif negara bagian Washington dibawah ini, bagi yang ingin lebih memperinci penjelasan bahasa hukum tersebut beserta ruang lingkup penerapannya, silahkan anda bincang-bincang dengan seorang pengacara.


Sebenarnya, kepolisian/jaksa penuntut umum berdasarkan aturan UU negara bagian Washington, laporan dakwaan SHC tersebut, tidak memiliki bukti yang cukup untuk membuktikan salah satu daripada tiga tingkat aksi kriminal pemerkosaan diatas. Sedangkan pengacara SHC usai pertemuan klarifikasi dengan pihak kepolisian menuliskan sebuah memo yang sudah jelas menerangkan hal tersebut. Sementara si SHC sampai sekarang dengan ekspresi mengiba masih terus mengatakan kepolisian mengabaikan kasusnya, hukum tidak berlaku adil. Mohon tanya, ketika kepolisian telah memberikan keterangan bahwa bukti dakwaan tidak cukup untuk diteruskan ke proses peradilan, maka kamu mau kepolisian bagaimana lagi baru kamu merasa dihargai aparat kepolisian? Kamu mempertanyakan mengapa pada awalnya aparat kepolisian mengatakan ini adalah kasus yang bagus, tetapi kemudian tidak melanjutkan proses peradilan, itu karena kepolisian, dan hukum itu berbicara mengenai bukti, bukannya hanya karena seseorang berkata ini adalah kasus yang bagus lantas mencerminkan bukti dakwaan itu valid. Andaikan kamu bisa membawakan bukti yang cukup dan kepolisian tidak meneruskan proses dakwaan, kamu masih punya hak menuntut Mahaguru Lu bersama-sama kepolisian ke Mahkamah Agung, benar bukan?

Dengan membaca secara seksama UU tersebut kemudian kembali membaca artikel fitnahan tulisan SHC, bahkan walaupun dikemas dengan penulisan yang apik dan menggugah hati, sedikitpun tidak ada satu daripadanya dapat memenuhi ketentuan UU mengenai suatu aksi kriminal pemerkosaan. Kamu yang tidak mampu membuktikan bukti kekerasan, juga tidak mampu membuktikan dengan Mahaguru memiliki bentuk hubungan yang intens, butir-butir ketentuan peraturan UU sudah begitu jelas, kamu malahan berkata hukum tidak berlaku adil, apakah maksud kamu biar lembaga peradilan negara bagian Washington, lembaga penegakan hukum diubah saja untuk hanya khusus melayani diri kamu seorang saja, sehingga disaat kamu mau mengajukan tuntutan, maka pihak terlapor maka pasti akan didakwa bersalah?

Kepolisian di tanggal 1 Mei, dan tanggal 22 Mei secara terpisah telah menggelar pertemuan klarifikasi atas kasus anda, bagaimana mungkin kepolisian tidak serius? Apalagi, pengacara kamu usai pertemuan itu ada komentar seperti berikut : “While acknowledging that the within matter was brought to the attention of Mr. O’Toole’s superiors for review due to the high profile nature of the accused, he denied that the resulting decision was in any way influenced by same.”
Dengan kata lain, Mahaguru Lu yang kamu dakwakan adalah seorang figur ternama di negara bagian Washington, walaupun kasus ini mengundang perhatian khusus dari pejabat tinggi kepolisian, akan tetapi antara nama besar Mahaguru Lu dan pengambilan keputusan penuntutan dari kepolisian tidak ada korelasinya sedikitpun. Yang bearti kita semua mempunyai bukti yang sangat valid untuk menjelaskan, bahwasanya kepolisian tidaklah korup. Mohon tanya bagaimana kiranya kamu mau kepolisian menghargai kamu? Apa dengan menggantungkan potret kamu di atas pintu masuk kantor kepolisian, lalu seluruh aparat kepolisian yang keluar masuk harus menghormat membungkukkan badan tiga kali?  

Sedangkan alasan yang kamu berikan pada artikelmu malah mengatakan, “pejabat tinggi aparat kepolisian berkata Sheng-yen Lu adalah seorang figur ternama, mereka kuatir diusik media massa.” Pihak kepolisian sudah jelas menerangkan pengambilan keputusan penuntutan dari kepolisian tidak ada korelasinya sedikitpun dengan nama besar bersangkutan, jika pernyataan dari pihak kepolisian pun berani anda fitnah dan diskreditkan, maka di dunia ini apa lagi perkataan yang tidak berani kamu ucapkan? Kamu sama saja dengan memfitnah adanya korupsi di internal kepolisian, tidak mematuhi hukum, tidak tahu apakah seandainya artikel kamu ini diserahkan ke pihak kepolisian negara bagian Washington, mereka akan menuntut fitnahan kamu ini atau tidak?

Kamu berkata lagi, gugatan tidak lagi dilanjutkan sesudah penolakan pihak kepolisian oleh karena tidak punya uang lagi membayar pengacara. Tetapi pada tanggal 6 Desember kamu memotong jalur kepolisian lalu pergi sendiri menggugat Mahaguru Lu di pengadilan itu bagaimana ceritanya? Darimana uang itu berasal? Kamu tidak mempunyai keahlian khusus, penguasaan bahasa inggris tidak bagus, jangan katakan pada saya kamu bekerja part time sendiri untuk membiayai ongkos pengacara yang selangit itu, sungguh konyol jika demikian! Jika benar demikian maka kamu perlu mempublikasikan bukti penghasilan gaji kamu beserta slip tagihan dari kantor pengacara baru saya akan percaya. Untuk itu, soal uang bukanlah masalah, tidak adanya bukti untuk tuntutan barulah masalah utama. Di negara Amerika Serikat dimana aksi saling gugat-menggugat sudah menjadi kebiasaan disana, seandainya kamu mempunyai bukti manakah mungkin kamu akan kalah dalam gugatan?

Satu lagi di bagian akhir, pada umumnya andaikata terjadi peristiwa pelecehan seksual merupakan kejadian yang sangat memedihkan hati, pihak korban asalkan memiliki kemampuan sudah seharusnya segera melaporkan ke kepolisian. Dan juga pergi memeriksa ke rumah sakit mendapatkan hasil visum, seperti cairan mani pelaku kriminal beserta bekas pemukulan dan lain-lain, oleh sebab ini semua adalah bukti yang paling penting untuk membuat dakwaan. Sebaliknya kamu sangat mantap, bulan Juli 1999 angkat kaki, hidup santai bebas merdeka sepanjang 7-8 bulan, hingga pada bulan Maret 2000 baru teringatkan lapor ke kepolisian. Andaikata kamu benar-benar seorang korban teraniaya, saya sungguh tidak tahu kamu ini termasuk kategori apa! Apakah kamu pergunakan waktu selama 7-8 bulan itu baru bisa mengolah diri kamu sendiri menjadi seorang korban teraniaya?

Friday, January 4, 2013

Perkataan Acarya Le Zhi


Sumber: Sepintas Perkataan Acarya Le Zhi Tentang Fitnah Terhadap Mula Guru Dalam Ceramah Pada Upacara Dharma Vajrakilaya

…beberapa waktu yang lalu, sebenarnya pada tahun-tahun ini ada banyak orang yang menciptakan gosip dan fitnah kepada Mula Guru kita, di dalamnya ada banyak sekali cerita, hanya saja kenapa banyak saudara sedharma tidak tampil untuk bersaksi, poin ini saya tidak mengerti, yang kalian lihat sekarang ada beberapa orang, beberapa tahun yang lalu di Malaysia, kita sudah tahu seluk-beluk orang-orang ini, kita tidak tahu bagaimana orang-orang ini akhirnya bisa sampai pergi ke Amerika, saya pikir kali ini habislah, yang satu termasuk dalam organisasi ‘Xian Ren Tiao’ (cat penerjemah: organisasi kriminal yang memanfaatkan kecantikan wanita sebagai umpan), suaminya sengaja berbisnis dengan orang, meminjam banyak sekali uang, lalu sengaja dibangkrutkan, mencelakai tidak hanya satu orang, tapi banyak sekali, lalu saudari sedharma itu memikirkan cara untuk memperdayai orang, tidur dengan orang lain, begitu tidur dengan orang lain, suaminya sangat lihai, dengan ‘kesaktian tinggi’ segera keluar menangkap orang, lalu pihak korban bagaimana, menulis surat pernyataan, utang tidak perlu dibayar lagi, karena mereka mempunyai status dan harga diri, ada sedikit uang baru anda bisa tipu, kalau tidak maka akan menyulut revolusi keluarga, kalau begitu sudahlah, mengaku nasib sial sendiri saja, korban lebih dari enam orang,
Juga telah melakukan beberapa kali aborsi, akhirnya pergi ke Amerika, setiap hari berjalan-jalan di sisi vihara, di sekitar Miyuan, berniat diam-diam menyelinap masuk Miyuan, setiap hari menulis surat cinta, saudara sedharma bertanya kamu menulis apa, ia bilang menulis surat cinta untuk Mahaguru, menulis dua ratus lebih pucuk, sangat memuakkan, dinasehati juga tidak mau mendengar, malam hari semuanya pergi tidur, ia malah berteriak-teriak, pagi harinya umat pergi bersadhana, dia pergi tidur, apa daya, sehingga tubuhnya menjadi menyedihkan, anda juga tahu jenis kulit seperti itu, belakangan karena tidak ada kesempatan, ditolak lalu menjadi malu dan marah, ditambah lagi telah dimanfaatkan orang lain, maka baru pergi melaporkan Dharmaraja, tentu saja laporannya tidak berhasil! Ini saya risih berbicara nama, tetapi namanya selalu digunakan di internet, saya merasa sangat menyesal, Mahaguru tidak mau berbicara karena Dia sangat welas asih, Dia tidak tega sampai melukai makhluk hidup apapun, karena ini adalah sumpah-Nya!

Lalu yang satu lagi, pekerjaannya adalah seorang kartunis yang sangat hebat, ia juga ingin menjadi seorang Tercerahkan, memohon jadi Acarya sampai beberapa kali dan tidak mendapatkannya, lalu pada saat mengobrol dengan saudara sedharma, saudara sedharma bertanya padanya, untuk apa anda ingin menjadi Acarya? Ia jawab agar saya bisa menerima persembahan, karena dia tidak ada pekerjaan, setelah memohon beberapa kali dan tidak memperolehnya, lalu ia pergi dan mulai memfitnah Dharmaraja, kita tidak tega untuk mengatakan, tetapi saya merasa tidak mengatakannya juga salah, karena belasan tahun ini, semua cerita saya lihat dan menyakitkan hati, dan yang ajaib adalah banyak sekali orang-orang yang terlibat langsung masih berhubungan dengan saya, misalnya mereka ingin mengatakan apa, bermuslihat apa, di sini langsung ada orang yang bisa tampil untuk bersaksi, semua ini untuk menguji kebijaksanaan para murid, ini adalah kebijaksanaan, semakin besar fitnah, semakin dalam fitnah, semakin menguji bhavana dan kebijaksanaan para murid sampai di mana, apakah cukup keyakinan pada Mula Guru yang berbudi besar. Saya juga pernah ada satu pikiran, saya berkata Mahaguru telah mendapatkan begitu banyak bencana, kita para murid juga harus menanggung sedikit, setelah pikiran ini tidak berapa lama, seorang saudari sedharma datang ke sini tinggal tiga hari, langsung ngomong ke mana-mana pada orang lain ia telah tinggal bersama saya (hadirin tertawa), saya melihat, siapa dia, umur sudah begitu tua, nggak mau ah! Lalu kemarin pergi ke Amerika Serikat, pulangnya ada satu gosip lagi, tiga orang saudari sedharma mengatakan saya telah memberi mereka abhiseka dan adhistana, mengajarkan pada mereka bertiga harus mempersembahkan tubuh mereka padaku, saya bilang siapa, perawakan begitu rupa, kalau cantik saya masih terpaksa terima, boleh juga, saya tidak kenal siapa mereka, Lian Yan langsung mencari mereka, ia bertanya apakah mereka bicara ke orang lain di mana-mana, cepat-cepat mereka bilang tidak ada, ia tanya apakah kalian kenal Acarya Le Zhi? Mereka jawab tidak kenal, lalu mengapa ada gosip ini? Saat saya ada mereka hilang, saat saya tidak ada mereka muncul lagi.
Jadi kita bisa memahami ketidakberdayaan Mahaguru, masih ada satu lagi, orang di sisi Anda harus dibantu, karena kalian yang menjadi saksi sangat banyak, mengapa tidak tampil untuk membantu, setiap orang berkata Mahaguru tidak ke pengadilan, mereka benar-benar tidak ada orang masuk pengadilan membantu Mahaguru mengklarifikasi, Mula Guru mu difitnah, dizhalimi, kalian semua tidak mau tampil, kali ini Mahaguru berkata, ada surat putusan dari Mahkamah Tinggi Amerika Serikat, di atasnya tertulis sangat jelas, apa yang dilaporkan pihak lawan tidak cukup kuat, Anda harus tahu hukum di Amerika Serikat itu luar biasa ketat, setiap kali mereka mendengarkan perkara pasti ada beberapa hakim, akhirnya dia mengadu ke orang lain di mana-mana, karena Mahaguru kenal dengan gubernur, kenal dengan hakim, kenal dengan para stafnya, lalu mengeluarkan uang untuk menyuap, maka kalahlah dia, ya ampun, perkataan apa ini, aneh bin ajaib, kalian hanya melihat potongan-potongan, sebenarnya masih ada banyak, orang-orang ini sudah kita kenal dari awalnya, kita juga sudah tahu mereka memang datang untuk membuat kekacauan, kamu datang bukan untuk melatih diri, tetapi ini bukan yang satu-satunya dan juga bukan yang terakhir, sekelompok orang ada di sisi, apa yang bisa Anda perbuat, biarkan ia terjadi secara alamiah, tetapi murid-murid kita sendiri harus serius, harus giat, dan juga menjadi saksi bagi kita semua, jadi saya sepanjang jalan terus berceramah Dharma, saya juga terus menjelaskan Dharma, saya juga ingin saudara sekalian tahu, Dharma Tantra Zhenfo sangat berharga….

Tuesday, January 1, 2013

Saya Dan Sosok SHC Yang Saya Kenal (4)



Orang Misterius Di Belakang Layar, Nona M

Penulis: Lianhua Yanhua (蓮花彥樺)

SHC menulis:

[Hanya karena masalah sepele, langsung diusir dari vihara oleh Lian Ning, kemudian ditetapkan tinggal di vihara Vancouver.]

SHC, kamu mengarang kebohongan lagi. Tahun itu saya dan beberapa saudara sedharma yang datang dari luar negeri, terus membantu di Seattle, selalu mematuhi peraturan. Setiap hari rutinitas sehari-hari kami sama dengan para anggota sangha, melatih sadhana 4 kali, serta membantu biksu memasak untuk makan tiga kali sehari untuk semua orang. Saya datang ke Ling Shen Ching Tze Temple Seattle adalah supaya dapat ikut dalam sadhana bersama, Mendengarkan ceramah dan dharmadesana Mahaguru yang sangat berharga itu. Pada saat itu saya mempunyai niat untuk upasampada, pada saat yang sama juga ingin membiasakan diri dengan kehidupan para sangha. Sampai sekarang, setiap kali pergi ke Seattle, saya selalu sekuat tenaga melakukan kerja sukarela, hal yang sama juga saya lakukan di vihara Zhenfo Zong yang lain. Setelah Mahaguru keluar dari pertapaannya, saya sering pergi ke Seattle ikut sadhana bersama, mengikuti Upacara Dharma. Mohon tanya, seandainya saya diusir keluar, bagaimana mungkin masih bisa melakukan kerja sukarela? Seandainya telah melakukan hal yang memalukan, mungkinkah masih tampil di depan Mahaguru dan para saudara sedharma lain yang sudah akrab? Apakah kamu ada meminta bukti dari Acarya Lian Ning? Maukah kamu memintanya sebagai saksi?

Masalah sebenarnya adalah visa perjalanan saya sudah hampir berakhir, Mahaguru Lu yang welas asih memintaku membantu di Lotus Light Lei Zang Si Temple di Vancouver. Hal ini juga diatur secara diam-diam, sehingga saya bisa melihat kamu SHC tidak ada kesempatan untuk mengetahui kejadian ini. Karena kamu tidak melihatnya, maka baru kamu tertipu!

Disini saya ingin secara khusus menyinggung orang ini --- nona M yang kamu sebut dalam artikelmu itu. Walaupun hanya sepintas saja kamu sebutkan, sebenarnya dialah orang yang paling besar pengaruhnya kepadamu. 

Marina Guo (郭婷君) (pada waktu kamu masuk TV untuk memfitnah Mahaguru Lu, yang berdiri di belakangmu itu adalah orang ini beserta seorang pengkhianat Guru yang lain), dialah nona M yang kamu sebut itu. Orang ini awalnya juga karena masalah pribadi dengan saudara sedharma tertentu lalu timbul kemarahan pribadi, gagal membalas dendam, lalu pergi ke Seattle mencari Mahaguru Lu untuk melampiaskan emosinya. Dia mengeluh dan menuduh di depan Mahaguru Lu, mengatakan masalah yang samasekali tidak ada kaitannya dengan Mahaguru Lu (khusus datang untuk membuat keributan). Para biksu dan biksuni yang berada di situ samasekali tidak mengganggunya, hanya biksu Lian Ge menghadang di tengah , agar jangan sampai dia tiba-tiba mendekati Mahaguru Lu. Akhirnya, Marina Guo jatuh sendiri saat dia sedang melangkah mundur, lalu sengaja berteriak: ‘Saya dipukul!’ Berniat mengarang seolah-olah biksu telah memukulnya. Biksu yang berada di situ berkata: ‘Jelas-jelas kamu jatuh sendiri, malah berkata orang lain memukulmu.’ Akhirnya Marina Guo cepat-cepat pergi. Mengenai bagaimana dia pergi ke rumahsakit, dan melapor ke polisi, harus ditanyakan pada dirinya sendiri. SHC, kamu telah dibohongi oleh tipu daya mulut manis Marina Guo.

Saya kenal dengan Marina Guo saat membantu pekerjaan di Gedung Zhenfo. Ia bertugas di situ, khusus bagian luar dan mempunyai gaji. Ia sangat pandai, bahkan burung kecil di atas pohon pun bisa dia bujuk untuk turun. Akan tetapi biasanya saat sadhana bersama dan Upacara Dharma di Lotus Light Lei Zang Si Temple saya samasekali belum pernah melihatnya ikut berpartisipasi.

Saat itu Gedung Zhenfo dan Lotus Light Lei Zang Si Temple hanya bisa mengatur untuk tempat tinggal para anggota sangha, tidak ada kamar lebih untuk para upasaka yang menumpang inap, Acarya Lian Ci meminta Marina Guo membantuku mencari tempat inap, Marina Guo mengajakku tinggal bersama dengannya untuk sementara waktu. Rumahnya disewa di daerah Pecinan yang mempunyai dua kamar satu ruang tamu.Tetapi Marina Guo jarang pulang, hanya kadang-kadang bertemu dia membawa pakaian untuk dicuci. Sambil mencuci sambil menelepon, melaporkan pada orang lain masalah internal Zhenfo Zong. Awalnya, saya kira dia sedang berbicara dengan Acarya Lian Ci di telepon, samasekali tidak terpikir hal lain. Kalau bukan karena rumah di Kanada yang terbuat dari kayu, kekedapan suara yang buruk, tidak akan ada orang yang sengaja mau mendengar pembicaraannya dalam telepon. Ia berkata, ‘Berbicara di sini tidak leluasa,…setelah pulang baru melapor lagi.’ seperti sedang melaporkan sesuatu kepada orang lain. Pada suatu hari, Marina Guo memintaku menemaninya pergi bertemu dengan staf kerja yang lain, saya tidak menjawab, saya katakan saya datang untuk membantu bukan untuk terlibat dalam komplotan. Setelah mendengarnya dia sangat tidak senang. Lewat beberapa waktu, dia berhenti menyewa sehingga saya harus mencari sendiri tempat tinggal.
Saat membantu di Gedung Zhenfo, pernah suatu kali ada kegiatan melarung Botol Raja Naga, saya bertanggungjawab mencatat jumlah tiket kapal dan uangnya. Pada saat yang sama, juga ada beberapa staf yang mengambil sebagian tiket dariku untuk bantu dijual, uang hasil penjualan juga saya yang catat. Pada saat semua umat sedang naik kapal, saya menerima tiket, lalu ada umat yang mengeluhkan tiket ganda, ada orang yang menjualnya kepada para umat secara terpisah, umat memberitahuku, ini adalah tiket yang dijual Marina Guo kepada mereka. Pada rapat rutin senin pagi, saya laporkan masalah ini, akhirnya saya menghadapi kemarahan besar dengan suara keras dari Marina Guo. Sejak saat itu Marina Guo mulai membenciku.
Setelah terjadi kejadian dia dan kamu SHC bersama-sama masuk TV untuk memfitnah Mahaguru Lu, saya baru ingat, mengapa saat itu Marina Guo ingin menarikku. Akhirnya saya tidak tertipu, sebaliknya bau busukmu SHC dan dia.telah menyembur keluar.

SHC, jangan begitu terburu-buru ingin mencemarkan nama baik, masih ada kelanjutannya lagi, mohon kamu sabar menunggu, terima kasih.