Loading...

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Lampu Kuning. Show all posts
Showing posts with label Lampu Kuning. Show all posts

Wednesday, December 26, 2012

Pemberitahuan True Buddha Vajrayana dan Mengumpulkan Tandatangan Bersama di Internet, Mengecam Keras Pencemaran Nama Baik dan Fitnah di Internet

Beberapa hari yang lalu, di internet sempat berebut memposting --

Pemberitahuan dari True Buddha Vajrayana Association of R.O.C: "Peringatan Keras untuk Para Oknum Amoral Agar Menghentikan Fitnah!!!" Para umat se-dharma memberikan tepuk tangan meriah dan berseru "Bagus!!!". Bagaimana pun ini adalah masyarakat yang mempunyai hukum, tanpa bukti sedikit pun, sembarangan menfitnah di internet, berarti telah melanggar hukum, sehingga akan dihukum, ditahan, dan didenda, serta internet pun diblokir, dan dibawa ke pengadilan, oleh karena itu, jangan sembarangan memberikan pernyataan palsu dan menciptakan rumor, menindas orang yang tak bersalah, dan sesuka hati mencemarkan nama baik serta mencelakai orang lain!!!"

Walaupun Buddhadharma itu berlandaskan hati welas asih, namun, jangan sembarangan menfitnah Mahaguru dan alirannya, serta merusak misi menyeberangkan insan. Oleh karena itu, pemberitahuan dari True Buddha Vajrayana Association of R.O.C. menekankan, ".....Organisasi melakukan
introspeksi mendalam, kami mencoba menangani masalah ini dengan welas asih tetapi gagal untuk melindungi Guru dan Dharma!....." Oleh karena itu, terhadap tindakan fitnah ini, dengan berpegang teguh pada semangat melindungi Guru dan Dharma, maka sudah seharusnya kita mengecam dan menentang keras fitnah yang tidak masuk akal dan sangat hina tersebut. Jika masalah ini masih dimaklumi, itu bukan tindakan welas asih, melainkan ujian yang sangat kejam untuk para siswa pemula yang baru bersarana..... Saya sangat memuji: True Buddha Vajrayana Association of R.O.C. memimpin kita semua untuk melakukan pertobatan yang paling nyata dan berusaha melindungi Dharma, serta unjuk gigi mengecam para oknum amoral, ini barulah aksi Mohon Buddha Menetap di Dunia yang sesungguhnya!

The Federation of True Buddha School Malaysia juga aktif mengimbau kita semua untuk mendukung website melindungi Guru dan Dharma. Di bawah kepemimpinan majelis, kita semua harus maju tak gentar!

Selain itu, marilah kita semua beramai-ramai mengumpulkan tandatangan di internet, menentang website para pemfitnah! Memohon agar website para pemfitnah dicabut, untuk mewujudkan gerakan "Melindungi Guru dan Dharma"!!! Berikut terjemahan surat petisi:

WordPress.com Petition 請願書 shengyenlu-truth.com

Kepada Automattic, Inc (pemilik Wordpress.com)

Blog-blog ini yang dihost oleh Wordpress.com (religiousbullshit dot
wordpress dot com dan ifuckgm dot wordpress dot com) secara sengaja
mengarang tuduhan yang tidak benar dan cerita porno untuk menghasut
kebencian dan pencemaran nama baik kepada True Buddha School, sebuah
Aliran Buddha, pendirinya Mahaguru Sheng-yen Lu, dan kami --- banyak
sekali murid-murid True Buddha School di seluruh dunia.

Blog-blog ini menyerang dan mendiskreditkan keyakinan dan praktek
Buddha Tantrayana Tibet yang diajarkan oleh True Buddha School.
Misinterpretasi makna dengan niat buruk yang merajarela di blog-blog
ini telah menyebabkan penderitaan mental yang besar bagi kami.
Terlebih lagi, blog-blog ini telah melanggar hak cipta Mahaguru Sheng-yen Lu. Mereka juga melanggar hak privasi dan nama baik Mahaguru
Sheng-yen Lu dan murid-murid True Buddha School, termasuk banyak sekali
nama-nama individu yang disebut di blog ini.

Kami percaya isi dari blog-blog ini secara nyata telah melanggar
kebijakan Wordpress.com, terutama syarat-syarat yang berhubungan
dengan hak cipta, pornografi, dan hak privasi dan publisitas dari
perorangan dan kelompok. Kami dengan keras meminta Wordpress.com
menjalankan wewenangnya untuk segera menghapus semua isi yang
melanggar kebijakannya dan yang dibuat untuk menyebarkan kebencian dan
menyakiti orang lain.

(Catatan: website link Pemberitahuan dari True Buddha Vajrayana Association of R.O.C. di http://blog.udn.com/mylv/7162500
Mari kita bersama-sama menandatangani dan mendukung petisi menentang website fitnah dan pencemaran nama baik aliran di http://shengyenlu-truth.com/wordpress_petition/

Monday, December 24, 2012

Peringatan Keras Untuk Para Oknum Amoral Agar Menghentikan Fitnah


True Buddha Vajrayana Association of R.O.C adalah organisasi sosial
keagamaan yang dibentuk berdasarkan hukum di ROC, menjunjung tinggi
Pendiri Zhenfo Zong Dharmaraja Lian Sheng sebagai Mulaguru, yang
menjadikan penyebaran ajaran Tantrayana Zhenfo Zong untuk memurnikan
hati dan pikiran manusia sebagai tujuan utamanya. Organisasi ini
memberi peringatan keras kepada segelintir oknum amoral anonim di
internet, harus segera menghentikan tulisan yang memfitnah, kalau
tidak maka akan diinvestigasi dan diminta pertanggungjawaban secara
hukum.

Pertama-tama organisasi mewakili para murid Zhenfo Zong, memohon
pertobatan setulus-tulusnya dari Pendiri Zhenfo Zong Mulaguru Dharmaraja Lian Sheng Sheng-yen Lu. Mengenai fitnah, pencemaran nama baik
dan serangan dari oknum amoral di internet saat ini, awalnya
organisasi ini memilih Ajaran welas asih Buddha, mengambil sikap
berlapang hati dalam menghadapinya, akan tetapi statemen memfitnah di
internet masih belum berhenti, bahkan semakin dahsyat, menyebabkan
Mulaguru menderita perlakuan yang tidak adil. Organisasi melakukan
introspeksi mendalam, kami mencoba menangani masalah ini dengan welas
asih tetapi gagal untuk melindungi Guru dan Dharma, disini khusus
menghadap Mulaguru memohon penyesalan yang sedalam-dalamnya, dan juga
meminta maaf dari seluruh saudara sedharma.

Setelah melalui penyelidikan diketahui bahwa segelintir oknum amoral
yang menyembunyikan nama asli mereka, memilih memakai nama pena, dan
membuat website di negara lain, sengaja bersembunyi di sudut gelap,
agar dapat menerbitkan pernyataan fitnah secara tidak bermoral,
menyerang Mulaguru dan para Dharmaduta dari Aliran ini.

Akhir-akhir ini para oknum amoral ini semakin hebat menggunakan
kata-kata yang memalukan, tanpa memakai akal sehat memfitnah para
murid Aliran ini, isinya tidak hanya tidak mampu berargumentasi
tentang Ajaran Buddha, tetapi juga sangat menyimpang dari kemanusiaan,
melanggar Sila dan Vinaya Ajaran Buddha, serta bertentangan dengan
hukum negara. Para murid Aliran ini selalu berperilaku sebagai murid
Buddha yang berlapang dada, mencoba dengan itikad baik memberikan
penjelasan di internet, dengan pengalaman pribadi, membuktikan apa
yang dikatakan oleh para pemfitnah itu tidak benar, berharap para
oknum amoral yang tersesat itu dapat bertobat; tahu persis para
pemfitnah terus memutarbalikkan fakta, menggeneralisasi, terus
menyebarkan penyataan yang tidak bermoral, mencoba menipu orang yang
tidak tahu persoalan, menggunakan segala cara yang bisa, bermaksud
agar tampak istimewa.

Untuk mencegah Mula Guru Silsilah terus difitnah, demi melindungi hak
legal dari para dharmaduta dan para saudara sedharma dari Aliran ini,
terlebih lagi untuk menyingkirkan rintangan penyebaran Dharma Tantra
Zhenfo, organisasi ini bersumpah, pasti akan memikul tanggung jawab
melindungi Guru dan Dharma, secara khusus dalam peringatan keras dan
terbuka ini kepada segelintir oknum amoral: Tindakan kalian tidak
hanya menyimpang dari Ajaran Buddha, bahkan telah melanggar ketentuan
hukum negara beradab, sudah melanggar Sila lagi melanggar hukum,
segeralah berhenti menulis dan menyebarkan berita fitnah, kalau tidak
organisasi ini akan melakukan segala daya upaya untuk menolong para
anggota dan individu yang menjadi korban dalam Aliran ini, mencari
kalian sampai ke ujung dunia, memanfaatkan jaringan berbagai negara
untuk menyelidiki secara hukum dan meminta pertanggungjawaban, tanpa
ampun!

True Buddha Vajrayana Association of R.O.C

Pimpinan: Acharya Lianjie

Saturday, December 22, 2012

Pernyataan Khidmat dari Shi Liandian!


Akhir-akhir ini, sekawanan penjahat pencipta rumor di internet mengemukakan beragam isi yang tidak masuk akal dan sangat aneh tentang diri saya, Shi Liandian, di sini saya mengeluarkan pernyataan khidmat sebagai peringatan!

Pencipta rumor sengaja mengarang isi yang tidak faktual dengan menggunakan cara yang sangat hina dan kata-kata yang sangat kasar untuk menyakiti dan menfitnah perintis Zhenfo Zong Y.A. Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu; dengan kata-kata yang sangat menjijikkan, menghina dan menfitnah diri saya, serta memaki banyak bhiksu/ni  dengan sewenang-wenang, tindakan sombong yang hampir mendekati kondisi tidak waras seperti ini, sungguh sangat menyayat hati!

Di sini, saya, Shi Liandian mengeluarkan pernyataan khidmat sebagai peringatan bahwa isi rumor dan fitnah jahat di internet dari Anda semua sudah sangat serius bertentangan dengan hukum, mohon segera hapus! Saya telah mengumpulkan semua bukti untuk menempuh jalur hukum, tanpa ampun!
Terutama mengimbau seluruh umat dan simpatisan untuk tidak percaya, tidak menyebarluaskan, tidak mengutip, tidak menjiplak, gunakanlah kebijaksanaan yang jernih untuk menghancurkan rintangan Mara!

Demikian pernyataan ini saya buat.

Hormat saya,

Shi Liandian
21 Desember 2012